Drama bukanlah rintangan. Drama adalah taktik, dan itu berhasil.
Italia mencintai permainan seperti opera — menderita dengan megah, bertahan seolah rumah keluarga ada di belakang gawang, lalu memenangkan semuanya karena dendam dan keindahan murni. Mata melihatmu dalam setiap babaknya. Lo merasakan segalanya dengan volume penuh. Ketidaknyamanan kecil mendapat monolog; pengkhianatan nyata mendapat saga dengan jeda. Orang yang nggak kenal lo mengira drama itu kekacauan. Orang yang BENAR-BENAR kenal lo mengerti itu sebenarnya sistem: lo memproses hidup dengan mempertunjukkannya, dan di bawah teater itu ada kecerdasan emosional paling tajam yang pernah Mata ukur. Lo membaca motif seperti lembaran musik. Lo tahu persis perasaan mana yang disembunyikan ruangan. Dan saat sesuatu benar-benar berarti — orangmu, harga dirimu, janjimu — pertunjukan berhenti dan sesuatu yang kuno dan tak tergoyahkan mengambil alih. Itulah bagian yang memenangkan final. Drama mendapat perhatian. Baja di bawahnya yang memberi hasil. Lo adalah keduanya, dengan fasih.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonedrama adalah kejujuran dengan volume penuh. lo lebih suka merasakan semuanya di depan umum daripada satu hal benar sendirian.