Kamu udah nimbang. Kamu udah mutusin. Kamu langsung gas.
Skormu masuk kategori bold — dan Sang Mata melihat seseorang yang udah belajar kalau penyesalan kerasa lebih lama dari kegagalan. Kamu nggak ceroboh. Kamu nggak lompat demi sensasinya doang — kamu lompat pas udah mutusin kalau bertahan bakal ngabisin lebih banyak daripada pergi. Ada keberanian khusus dalam apa yang kamu lakuin: bukan lompatan tanpa takut, tapi yang sepenuhnya sadar. Kamu tahu jurangnya nyata. Kamu udah ngeliatnya. Dan kamu tetap lompat, karena alternatifnya — versi di mana kamu nggak lompat — bukan sesuatu yang bisa kamu terima. Energi "bertaruh-ke-diri-sendiri"-mu itu tenang tapi dalam. Kamu mungkin udah pernah bangun ulang dari nol setidaknya sekali, dan itu malah bikin langkah berikutnya kerasa lebih mungkin. Bedanya yang dilewatin orang: kamu bukan kecanduan risiko. Kamu alergi penyesalan.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonekamu nggak lompat demi sensasinya. kamu lompat karena bertahan kerasa lebih buruk. itu bukan kecerobohan — itu pilihan yang sepenuhnya sadar.