Pikiranmu adalah bentengmu. Kamu hanya membiarkan sedikit orang masuk ke dalam.
Kamu mengamati. Kamu menganalisis. Kamu mengumpulkan pengetahuan seperti orang lain mengumpulkan teman. Sementara semua orang bereaksi, kamu sudah tiga langkah di depan, sudah mengerti alasannya. Energi sosial mengurasmu — bukan karena kamu pemalu, tapi karena kebanyakan percakapan terasa sangat dangkal. Kamu menjaga waktu, ruang, dunia batinmu seperti brankas. Orang menganggapmu dingin. Kamu tidak. Kamu hanya tidak menyia-nyiakan dirimu pada hal-hal yang tidak penting. Tapi isolasi bukanlah kebijaksanaan — itu adalah rasa takut yang berdandan sebagai kemandirian.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonekamu menimbun pengetahuan karena satu-satunya saat kamu tertangkap tidak siap, itu menghancurkan sesuatu dalam dirimu yang tidak pernah pulih sepenuhnya.