Kamu tidak hanya ingin menang. Kamu perlu orang lain melihatmu menang.
Kamu adalah mesin ambisi. Tujuan, pencapaian, hasil — kamu berjalan dengan validasi dan momentum. Kamu bisa menjadi siapapun yang dibutuhkan ruangan: menawan, pintar, mampu. Tapi perubahan bentuk itu ada harganya. Kadang-kadang kamu begitu sibuk memerankan 'sukses' sehingga lupa siapa dirimu sebenarnya. Kegagalan tidak hanya mengecewakanmu — itu menakutkanmu, karena tanpa pencapaian, siapa dirimu? Jawabannya: masih seseorang. Pelajari itu.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonelepaskan semua pencapaian dan kamu benar-benar tidak tahu siapa yang tersisa. itu bukan ambisi. itu teror.