Logika secepat kilat. Udah mutusin sebelum orang lain selesai baca soalnya.
Kamu mutusin pakai kepala, dan kamu mutusin dengan cepat. Pas kebanyakan orang masih nimbang-nimbang, kamu udah jalanin logikanya dan lanjut. Nalurimu bukan impulsif — itu nalar terkompresi yang udah kamu lakuin ribuan kali. Kamu yang pesen tiket, tandatangan kontrak, nutup rapat. Risikonya bukan kamu sering salah. Risikonya kamu kelewat cepat benar sampai kamu berhenti ngedengerin orang yang butuh waktu bentar buat nyusul.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonekamu nyebutnya naluri. sebenarnya itu logika yang gerak lebih cepat dari yang bisa kamu jelasin. harganya adalah semua orang yang butuh kamu pelan-pelan dan ngomonginnya keras-keras.