Kamu memproses emosi melalui esai yang dikirim jam 2 pagi
Kamu tidak ngetik — kamu MENGGUBUR. Setiap perasaan mendapat perlakuan sastra penuh. Pernyataan pembuka, bukti pendukung, kesimpulan emosional, dan terkadang P.S. yang lebih panjang dari pesan aslinya. Jam 2 pagi, sesuatu bergeser di otakmu dan tiba-tiba kamu menulis War and Peace tentang bagaimana mereka tidak mengucapkan selamat malam dengan benar. Ponsel pasanganmu berdering dan mereka harus menggulir selama 45 detik hanya untuk melihat seluruh pesan. Ini masalahnya: kata-katamu KUAT. Kamu mengungkapkan hal-hal yang kebanyakan orang bahkan tidak bisa menamainya. Kamu membuat orang merasa dilihat, dipahami, dan kadang-kadang kewalahan. Orang yang tepat akan membaca setiap kata. Orang yang salah akan membalas 'ok' — dan itu akan memicu 6 paragraf lagi.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonekamu menulis karena berbicara terasa terlalu terbuka. di layar kamu fasih. secara langsung kamu takut mereka tidak akan mendengarmu dengan cara yang sama.