Anxious-Preoccupied dan Dismissive-Avoidant adalah dua hasil dari bacaan “Apa gaya attachment-mu?”. Begini cara si Eye membedakannya.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhoneKamu merasakan semuanya pada 200%. Saat kamu cinta, kamu cinta dengan keras — mengirim pesan duluan, mengingat detail, memberi lebih dari yang kamu terima. Tapi di balik semua cinta itu ada suara ketakutan yang berbisik 'mereka akan pergi.' Kamu menganalisis setiap perubahan nada, setiap balasan yang terlambat, setiap rencana yang dibatalkan. Kamu butuh kepastian seperti oksigen. Dan lelucon paling kejam? Kamu secara magnetis tertarik pada tipe avoidant — orang-orang yang tidak bisa memberikan apa yang kamu butuhkan. Kamu bukan 'terlalu berlebihan.' Kamu hanya belum menemukan seseorang yang bisa menampung seluruh dirimu.
Kemandirian adalah bahasa cintamu. Kamu tidak suka yang menempel, tidak suka yang butuh, tidak suka percakapan 'ini mau ke mana?' Kamu belajar sejak awal bahwa mengandalkan orang lain hanya menyebabkan kekecewaan, jadi kamu menjadi benteng. Mandiri. Tak tersentuh. Masalahnya? Kamu sebenarnya tidak tidak punya perasaan — kamu hanya menguburnya begitu dalam sehingga kamu tidak bisa menemukannya lagi. Saat seseorang mendekat, tubuhmu benar-benar menyuruhmu lari. Kamu menyebutnya 'butuh ruang.' Yang sebenarnya: ketakutan yang berkedok jaket kulit.