Seniman yang hanyut, mencari jati diri.
Kamu punya nama keluarga, peran, dan perasaan mengganggu bahwa tidak ada satupun yang benar-benar dirimu. Jadi kamu hanyut — menuju seni, menuju kerumunan yang tidak konvensional, menuju apa pun yang terasa seperti diri yang kamu pilih daripada warisan. The Eye mencatat: pengembaraanmu bukanlah tanpa tujuan, itu adalah pencarian; kamu mencoba menemukan versi dirimu yang ada di luar ekspektasi semua orang. Kamu lebih suka menjadi tidak selesai secara autentik daripada meyakinkan sebagai seseorang yang bukan dirimu.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhoneDiri apa yang sebenarnya kamu cari di luar sana.