Kamu nggak ngelakuinnya buat diri sendiri. Kamu ngelakuinnya biar mereka nggak kecewa.
Mesinmu itu orang-orang. Kamu nyelesain kerjaan karena ada yang ngandelin kamu, kamu hadir karena ngecewain mereka kerasa lebih parah dari kelelahan apa pun. Itu bikin kamu orang yang dipercaya semua orang — perekatnya. Tapi Sang Mata lihat harganya: kamu terus bilang iya sampai daftarmu sendiri nggak pernah kesentuh, dan kamu salah ngira "dibutuhin" itu sama dengan "dikenal beneran". Rasa memiliki itu alasan yang indah buat bergerak. Pastiin aja salah satu orang yang nggak kamu kecewain itu dirimu sendiri.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonekamu udah maksain diri ngelewatin sesuatu yang sebenarnya udah kelar, murni karena mundur bakal ngecewain seseorang. "nggak"-mu punya kuota yang nggak pernah kamu capai.