Kamu akan rela berkorban untuk seseorang — tapi ada kontraknya, dan kamu sudah membaca setiap baris.
Kamu sangat setia — sampai titik tertentu, dan kamu tahu persis di mana titik itu. Kamu akan menyimpan rahasia, menutupi cerita, membela pihak, sampai melewati batas yang sudah kamu tentukan sejak lama. Ini bukan kedinginan; ini karena kamu sudah melihat apa yang terjadi pada orang yang memberikan loyalitas tanpa syarat dan hanya mendapat janji kosong. Jadi kamu tetap berpikiran jernih: loyalitas adalah hubungan, bukan sandera, dan kedua orang harus memenuhi bagiannya. Risikonya adalah kontrak itu bisa menjadi tembok — kadang kamu keluar sedikit terlalu cepat, menyebutnya harga diri padahal itu perlindungan diri, dan kehilangan orang yang sebenarnya layak melewati batas yang tidak pernah kamu beri kesempatan.
Ambil bacaanmu — gratis di iPhonekamu setia sampai garis yang kamu gambar bertahun-tahun lalu, dan kamu tidak pernah memberi tahu siapa pun di mana garis itu. pertanyaannya: apakah itu batasan — atau jalan keluar yang sudah kamu siapkan?